
🤖 Rezept und Bild mit KI erstellt, redaktionell geprüft · Mehr zur KI-Transparenz
Aachener Reisfladen (pai puding nasi khas Aachen)
Hidangan klasik Jerman dari Nordrhein-Westfalen: Reisfladen berasal dari Aachen dan wilayah Rheinland, dan juga gemar dipanggang di negara tetangga, Belgia. Di atas dasar adonan ragi yang tipis terdapat lapisan puding nasi yang tebal dan lembut, beraroma vanili dan lemon, yang dipanggang di oven hingga permukaannya cokelat keemasan. Menghasilkan 12 potong.
Kochzeit
110 min
Portionen
12
Zutaten
14
Nährwerte
pro Portion257 kcal
Kalorien
7 g
Eiweiß
8 g
Fett
39 g
Kohlenhydrate
Zutaten
Für 12 Portionen
Zubereitung
- 1
Masukkan tepung terigu ke dalam mangkuk. Larutkan ragi dalam susu suam-suam kuku bersama satu sendok teh gula, lalu tuangkan ke tepung. Tambahkan sisa gula, mentega atau margarin yang sudah dilelehkan, telur, dan garam, lalu uleni semuanya hingga menjadi adonan yang licin.
- 2
Tutup adonan dan diamkan di tempat hangat hingga terlihat jelas mengembang.
- 3
Rebus beras puding bersama susu untuk isian, gula pasir untuk isian, gula vanili, garam, dan parutan kulit lemon hingga mendidih, lalu masak dengan api kecil sambil sesekali diaduk hingga beras mengembang dan menyerap susu.
- 4
Pindahkan bubur nasi ke dalam mangkuk dan biarkan dingin sambil sesekali diaduk.
- 5
Olesi loyang bongkar pasang berdiameter 26 cm dengan mentega. Gilas adonan, letakkan di dalam loyang, lalu tekan bagian tepinya ke atas hingga membentuk pinggiran setinggi 3 cm.
- 6
Pisahkan kuning dan putih telur untuk isian. Aduk kuning telur ke dalam nasi yang masih hangat, kocok putih telur hingga kaku, lalu aduk balik perlahan ke dalam campuran nasi.
- 7
Panaskan oven hingga 180°C (api atas-bawah), lalu ratakan isian di atas dasar adonan.
- 8
Panggang pai di rak bawah hingga permukaannya cokelat keemasan.
- 9
Biarkan Reisfladen dingin di dalam loyang, lalu potong menjadi 12 potong.







